Hari ini, saya baru saja mendarat di Nias. Rencananya saya akan memberikan training OpenBTS di SMKN 3. Ini adalah lanjutan dari program training OpenBTS yang selama ini sudah diadakan di Universitas Surya. OpenBTS sendiri adalah sebuah BTS, alias tower selular berbasis Linux. Intinya, cukup dengan komputer dan perangkat pemancar radio, maka seseorang bisa membuat jaringan selular sendiri.

Malam ini, sebagaimana malam-malam sebelumnya, saya masih punya hutang pengerjaan di Labtek Indie. Saya harus berkutat dengan sistem animasi prosedural untuk karakter game yang akan diimplementasikan di Unreal Engine 4. Kami sedang menggunakan engine tersebut untuk membuat sebuah game VR yang akan berjalan di PC + Oculus Rift.

Dua hari yang lalu, saya baru saja menyelesaikan pengajaran semester ini. Salah satu kode sumber yang saya bahas masih terbuka di salah satu tab di penyunting teks yang sedang saya hadapi ini. Kode sumber ini untuk mata kuliah computer vision, contohnya adalah bagaimana mendeteksi wajah dengan Haar Classifier, menggunakan OpenCV, ditulis dengan bahasa C++.

Jadi, OpenBTS, game VR dan OpenCV. Rasanya itu 3 hal yang sedang sering jadi mainan saya setahun ini. 3 hal yang mungkin tidak berkaitan, meski tetap saya nikmati pengerjaannya. 3 hal yang secara profesional jadi mata pencaharian saya, artinya bisa saya pertanggung jawabkan hasilnya.

Makanya, ketika beberapa minggu lalu saya diminta mendeskripsikan diri oleh seorang IT recruiter, saya bilang saja kalau saya desktop developer, dengan preferensi bahasa C++/Java. Sang recruiter nampak tidak terkesima, karena ya di era web dan mobile ini, mengaku sebagai desktop developer rasanya tidak menjual sekali. Malah mungkin, kalau saya jelaskan apa yang saya buat, dia akan lebih tidak terkesima lagi. Ya iyalah, sangat tidak seksi di mata industri sekarang gitu lho. Mana ada startup e-commerce atau marketplace peduli dengan object detection atau pengadaan jaringan selular di daerah remote ;)

Jadi kalau ada istilah Full Stack Developer, rasanya saya lebih bisa mendefinisikan diri sebagai Wrong Stack Developer, alias tumpukan teknologi yang saya mampu, nggak nyambung dan sulit diterima industri, haha.

note: to be fair, saya tidak ikut mendevelop apa-apa di OpenBTS, jadi mungkin lebih seperti sysasdmin ;)

Digital product maker. Do design and code just to see pixels give real-world values. Cyclist + Gamer + Metalhead. Also, proud dad and husband.

Digital product maker. Do design and code just to see pixels give real-world values. Cyclist + Gamer + Metalhead. Also, proud dad and husband.